Nikah massal jadi tradisi baru DKI saat pergantian tahun

Jakarta (ANTARA News) – Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, berharap kegiatan nikah massal yang dilakukan pada malam pergantian tahun sejak tahun lalu akan menjadi tradisi di DKI Jakarta.

“Kita bersyukur program yang diselenggarakan setiap malam tahun baru dimulai tahun lalu insyaAllah nanti menjadi tradisi baru dalam merayakan tahun baru di Jakarta,” ujar dia, dalam kegiatan nikah massal di Lapangan Parkir Thamrin, Jakarta, Senin (31/12).

Malam pergantian tahun, kata dia, dapat menjadi kenangan penting untuk peserta nikah massal, apalagi peringatan ulang tahun pernikahan akan dirayakan di seluruh dunia.

Dalam pernikahan massal yang terdiri atas pernikahan baru serta itsbat nikah itu, Anies berharap 557 pasangan itu akan mengarungi bahtera rumah tangga yang sakinah dan membawa kebahagiaan.

Memperingati pergantian tahun, menurut dia, saatnya mensyukuri apa yang telah dilalui dalam setahun terakhir dan berupaya menjadi yang lebih baik lagi.

Seperti tahun sebelumnya, Pemprov DKI Jakarta kembali melaksanakan kegiatan nikah massal di Lapangan Parkir Thamrin 10 dengan menghadirkan Aa Gym yang memberikan nasihat pernikahan.

Dari total keseluruhan 557 pasang peserta, sebanyak 221 pasang menikah dan 336 pasang peserta melakukan itsbat nikah.

Peserta juga mendapatkan bingkisan serta uang sebesar Rp500 ribu. Warga yang datang pun dapat menikmati bazar UMKM yang berasal dari perwakilan 44 Kecamatan dan Binaan UMKM dengan total 70 tenda yang akan digelar di sekitar area depan Lapangan Parkir Thamrin 10.

Baca juga: Kembang api Bundaran Hotel Indonesia tetap meriah meski hujan

Baca juga: Pesta kembang api meriahkan malam tahun baru di Ancol

Baca juga: Sandiaga muhasabah akhir tahun di Mesjid At Taqwa

Pewarta: Dyah Dwi Astuti
Editor: Ade P Marboen
COPYRIGHT © ANTARA 2019