MRT sepakati nota kesepahaman pengamanan dengan Kodam Jaya

Jakarta (ANTARA News) – PT MRT Jakarta menyepakati nota kesepahaman dengan Kodam Jaya untuk mengamankan pembangunan Mass Rapid Transit (MRT) fase dua dengan rute Bundaran HI-Kota. 

Rencananya pihak Kodam Jaya akan mengerahkan hingga 100 personel per hari selama periode uji coba.

“Dalam uji coba ini setiap rangkaian ini akan coba kita isi dengan 50 prajurit dan 250 masyarakat. Dalam satu hari ada dua rangkaian,” kata Pangdam Jaya Mayjen TNI Joni Supriyanto di Aula Ahmad Yani Makodam Jaya, Jakarta Timur, Selasa.

Sedangkan bagi pihak MRT kerja sama ini adalah demi memberikan rasa aman dan nyaman bagi pada penumpang.

“Masyarakat tentu harus merasa aman dan nyaman. Tidak hanya di dalam kereta, termasuk di kawasan stasiun dan sekitar stasiun,” kata Direktur Utama MRT Jakarta William Subandar.

William juga menambahkan bahwa kerja sama pengamanan ini tidak hanya untuk fase dua, namun akan diperpanjang hingga fase tiga dan empat.

“Rencananya bahkan sampai fase tiga dan fase empat. Kita rencananya akan memperpanjang kerja sama, kebetulan kita sudah punya fase satu, dua, tiga dan empat. Saya bicara dengan Pangdam untuk dukungan pengamanan,” pungkasnya.

Pewarta: Fianda Sjofjan Rassat
Editor: Ganet Dirgantara
COPYRIGHT © ANTARA 2019