Korban kebakaran Jelambar mulai bangun rumah kembali

Jakarta (ANTARA News) – Puluhan warga Kelurahan Jelambar, Jakarta Barat, korban kebakaran mulai membangun kembali rumahnya yang rusak, namun belum satu pun yang selesai.

Baca juga: Api membakar pabrik plastik di Jelambar Jakbar

“Kita sudah mulai bangun lagi sejak dua hari setelah kejadian kebakaran. Saat itu, kita cicil pembangunannya dengan mendatangkan material terlebih dahulu,” kata Ketua RT007 RW08 Kelurahan Jelambar, Suryadi saat ditemui di lokasi bekas kebakaran, Kamis.

Dia mengatakan seluruh biaya pembangunan tersebut berasal dari swadaya warga karena Pemerintah Provinsi DKI Jakarta belum memberikan bantuan.

Baca juga: Petugas damkar masih melakukan pendinginan di Jelambar

“Kita pakai dana mandiri saja karena pemerintah sampai saat ini belum memberi bantuan dana. Untungnya, ada donatur yang menyumbang,” ujar Suryadi.

Suryadi mengatakan warga mendatangkan tukang dari luar kota untuk membangun kembali rumah yang terbakar tersebut.

“Total sampai saat ini ada 57 rumah yang sedang dibangun serentak,” tutur Suryadi.

Baca juga: Seorang ditemukan tewas pascakebakaran Jelambar

Selain itu, Suryadi bersama warga juga membangun dapur umum secara swadaya yang digunakan ibu rumah tangga untuk memasak secara bersama.

“Karena dapur umum dari Dinas Sosial sudah tidak ada, saya mengusulkan untuk membangun dapur umum mandiri yang disetujui warga. Kebetulan dana kas RT ditambah uang warga cukup untuk logistik dapur umum yang digunakan untuk makan siang para tukang,” ucap Suryadi.

Hingga kini, proses pembangunan rumah sudah sampai pada mendirikan tembok dari material bata ringan dan belum ada atap yang terbangun.

Baca juga: Dinsos DKI bantu korban kebakaran di Jelambar

Menurut Suryadi, penyelesaian pembangunan rumah tidak bisa diprediksi karena dari 92 rumah yang terbakar, baru 57 rumah yang mulai dibangun.

Sebelumnya, sebanyak 92 rumah warga RT007 dan RT008, Kelurahan Jelambar Jakarta Barat, hangus terbakar pada Jumat(4/1).

Korban kebakaran mengungsi di tenda yang dibangun oleh Dinas Sosial DKI Jakarta.

Pewarta:
Editor: Taufik Ridwan
COPYRIGHT © ANTARA 2019