Kata camat: Kebon Jeruk tidak banjir

Jakarta (ANTARA News) – Camat Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Abdullah membantah wilayahnya banjir setelah hujan lebat yang mengakibatkan sebagian kawasan tersebut dilanda genangan 30-90 sentimeter pada Senin (3/12).

“Kalau banjir ‘kan berhari hari. Ini mah beberapa jam juga dah surut,” ujar Abdullah di Jakarta, Selasa.

Abdullah mengatakan, genangan yang melanda sebagian besar wilayah Kebon Jeruk sudah surut sebelum Subuh dan hanya memerlukan waktu beberapa jam saja.

Sedangkan pada wilayah yang mengalami banjir terparah setinggi 80-90 semtimeter, yakni di Jalan Arjuna Selatan, Kedoya dan pemukiman warga RT 04/04, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Abdullah menyebut hal tersebut karena mesin pompa yang tak berfungsi.

“Sejak dua hari lalu, gardu PLN di Arjuna Selatan meledak, pompa-pompa air akhirnya nggak berfungsi,” kata Abdullah. 

Meski demikian, Abdullah menyatakan genangan tak berlangsung lama. Sejak pukul 03.000 genangan di kawasan itu tak terlihat, jalanan kembali kering.

“Tidak ada banjir sepinggang orang dewasa,” kata dia.

Sebelumnya, dua wilayah di kawasan Kecamatan Kebon Jeruk tergenang banjir, yakni jalan Arjuna Selatan, Kedoya dan pemukiman warga RT 04/04 banjir setinggi 80-90 sentimeter.

Kondisi ini membuat arus lalu lintas di sejumlah wilayah terganggu. Pengendara sepeda motor yang menghindar dari guyuran hujan lebat menyebabkan kemacetan di Jalan Arjuna Selatan sejauh dua kilometer.

Hal serupa juga terjadi di pemukiman warga warga RT 04/04 di Kelurahan Kebon Jeruk. Sejak pukul 15.00 WIB, banjir memasuki kawasan rumah warga.

Saat banjir melanda, berbagai sampah, termasuk sampah plastik banyak muncul dari saluran air tersebut. 
Baca juga: Jakarta Barat bekerja keras kurangi lokasi langganan banjir
Baca juga: Kelurahan Kapuk Jakbar tergenang akibat hujan
Baca juga: Bocah laki-laki dilaporkan tenggelam di Kanal Banjir Barat
Baca juga: 150 pompa air siap cegah banjir di Jakarta Barat

Pewarta:
Editor: Sri Muryono
COPYRIGHT © ANTARA 2018