Anies katakan menginjak kursi MRT terkait kepatutan etika

Jakarta (ANTARA News) – Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan memberikan reaksi terkait ulah atlet jetski Indonesia Aqsa Azwar yang menginjak kursi Moda Raya Terpadu (MRT) terkait dengan kepatutan etika.
     
“Kayak gitu, nggak usah pake aturan tertulis. Ini kepatutan etika. Sebenarnya yang paling penting itu etika,” kata Anies di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu.
     
Aqsa yang tengah membuat heboh warganet bersama dengan artis Marsha Aruan dan dua rekan lainnya terlihat berfoto bersama di dalam rangkaian kereta MRT Jakarta yang bernama Ratangga, dimana targetnya akan segera dioperasikan pada bulan Maret 2019 mendatang.
   
Foto yang viral di sosial media memperlihatkan Aqsa berfoto dengan naik ke atas kursi kereta tersebut dan tampak menginjakan kedua kakinya di kursi sambil bergelantung.
     
Anies menyayangkan aksi tersebut karena MRT Jakarta dibuat tak hanya untuk memindahkan warga dari satu titik ke titik lain, namun juga sebagai bentuk kebiasaan baru dengan transportasi yang tertib.
   
“Baik tertib antreannya, tertib duduknya, hingga tertib dalam ketepatan waktunya. Kejadian ini malah jadi pelajaran,” kata Anies.
     
Aqsa adalah atlet jetski Indonesia peraih medali emas di ajang Asian Games 2018 lalu. 
   
Aqsa telah mengumumkan permintaan maafnya lewat instagram yang diunggahnya hari Senin.
    
“Kami apresiasi mereka mengakui ini sebagai kesalahan dan sudah minta maaf, dan bagi publik, semua jangan berdiri di atas kursi (MRT). Lakukan hal-hal yang memang secara etika itu wajar diterima,” kata Anies.

Pewarta: Susylo Asmalyah
Editor: Ruslan Burhani
COPYRIGHT © ANTARA 2019